Gadis Sunda











{Désémber 12, 2010}   ABG Cianjur Diperkosa Majikan di Malaysia

TRIBUNNEWSBATAM, TANJUNGPINANG – Banyak kasus penyiksaan dan pemerkosaan terhadap TKW, namun tidak menyurutkan nyali srikandi-srikandi devisa negara untuk meraup ringit di negeri jiran Malaysia. Seorang remaja asal Cianjur, Jawa Barat sebut saja Eni (17) harus kehilangan mahkota keperawanannya setelah diperkosa majikanya saat subuh menjelang.

Kisah pilu itu ia alami sebulan lalu, sebelum ia dideportasi ke Tanjungpinang. Sebelum diperkosa Eni sering mendapatkan perlakuan kasar baik makian dan pukulan dari majikanya di Seremban, Negeri Sembilan. Bahkan sebelum dideportasi gadis berambut panjang ini selama tiga minggu harus meringkuk di penjara karena dokumen keimigrasiannya tidak memenuhi syarat sebagai TKW.

Saat ini Eni ditampung di Rumah Singah Engku Putri Tanjungpinang, sebelum dipulangkan ke kampung halamanya. Sebelumnya Eni dideportasi melalui KBRI di Johor Malaysia. Dengan berdurai air mata Eni menceritakan nasib buruk yang ia alami, sehingga ia kehilangan mahkota yang ia jaga 17 tahun lamanya.

Suatu subuh najikanya, Ajham dengan diam-diam membuka pintu kamarnya dengan menggunakan kunci duplikat. Eni yang tertidur lelap langsung terbangun saat majikanya memeluk tubuh mungilnya. Eni mengaku berusaha melawan, namun tenaganya kurang kuat dibandingkan dengan Ajham. Walau sudah berteriak, teriakan itu percuma karena dirumah hanya ada dua anak Ajham yang masih kecil, sedangkan nyoya rumah sedang tidak dirumah.

Eni terus melawan untuk mempertahankan kesucianya, namun perlawanan itu dibalas dengan pukulan oleh majikanya. Berkali-kali dipukul akhirnya membuat Eni lemas dan menyerah. Dengan garang majikanya melucuti pakaian Eni dan memperkoasanya.

“Saat itu saya ingat pukul setengah tiga subuh,” kata gadis mungil itu. Eni mengatakan diirnya diancam untuk tidak melaporkan hal itu kepada istri majikanya, Rohaya.

Karena terus tertekan dan mendapat perlakuan kasar dari majikanya, Eni akhirnya memutuskan untuk kabur dari rumah tersebut. Eni dengan diam-diam berhasil sampai di kantor polisi terdekat dan melaporkan hal buruk yang menimpa dirinya.

“Saya hanya melaporkan pemukulan sedangkan pemerkosaan tidak saya laporkan,” kata Eni. Ia mengaku malu untuk mengungkapkan pemerkosaan itu kepada polisi Diraja Malaysia.
Polisi kemudian membawa Eni ke kedutaan RI, sebelumnya ia dipenjara selama tiga minggu karena tidak memiliki izin bekerja di Malaysia. Eni mengaku pernah dipanggil polisi untuk memberikan kesaksian saat dipenjara.

Dia mengatakan Ajham dipenjara selama tiga bulan akibat pemukulan terhadap dirinya.  Eni dideprotasi ke Tanjungpinang pada Rabu (9/12/2010) dari Johor Malaysia. Menurut pimpinan Rumah Singgah Engku Putri, Lelita Fitri. Eni dipulangkan Minggu (12/12/2010) ke kampung halamanya di Jawa Barat. “Orang tua Eni sudah kita hubungi,” kata Lelyta.

 

Imigrasi GOBLOK… Selektif dong terbitkan paspor bagi ABG yang ngakunya melancong ke Malaysia..



Kantunkeun Balesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s

jsb.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: