Gadis Sunda











{Oktober 6, 2010}   Tes Keperawanan Bikin Anak Perempuan Trauma

WACANA DPRD Jambi untuk melakukan tes keperawanan sebagai syarat masuk sekolah negeri bisa menimbulkan trauma psikis pada murid perempuan. Trauma bisa terjadi jika hasil tes tak sesuai dengan kenyataan.

Menurut Psikolog, Sani B Hermawan Psi, dari segi fisik, tidak semua anak perempuan suka kelaminnya ‘diintip’ orang lain. Biarpun alasannya untuk memastikan keperawanan dalam pengertian selaput dara yang utuh.

Tambah lagi bila ternyata selaput dara diketahui rusak, tapi bukan karena dia pernah berhubungan seks. Karena hasil tes tidak mencantumkan atau peduli tentang hal itu.

“Pihak yang memeriksa kan tahunya hanya kalau selaput dara rusak artinya sudah tak perawan. Sedangkan yang utuh artinya masih perawan,” kata Sani.

“Nah, kalau selaput dara si anak perempuan rusak karena kecelakaan kemudian dituduh sudah tak perawan hingga tak boleh masuk sekolah negeri tentunya akan berdampak pada sisi psikologis si anak,” tambah Sani.

Efek dari serangan psikologis tersebut bisa membuat si anak malah enggan sekolah. Kalau sampai si anak tak tahan menanggung malu, bisa-bisa si anak melakukan tindakan nekat.

Makin aneh aja Negeri Ini.. Sumber : TribunNews



Kantunkeun Balesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: